Rental Marketplace Cumi (Cuma Minjem) resmi diluncurkan pada Senin, 14 Mei 2018 di Jakarta. Peluncuran ini telah ditunggu sejak lama karena platform Cumi sudah dirintis oleh Christian Sugiono sejak 1,5 tahun lalu.

Dengan perkembangan teknologi dan inovasi, Cumi hadir terinspirasi dari tren masyarakat yang menuju era sharing economy. Contoh yang berkembang dan telah ada di masyarakat adalah Go-jek, Airbnb, Grab, dan lainnya adalah beberapa perusahaan yang berperan sebagai katalis dalam sharing economy. Oleh karena itu untuk mendapatkan fungsi dari sebuah barang atau pun alat, saat ini sudah tidak perlu untuk memiliki.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Founder Cumi, Christian Sugiono saat peluncuran Cumi di Jakarta, 14 Mei 2018.

“Kami menyediakan platform di mana orang-orang bisa mendapatkan akses terhadap barang-barang yang dibutuhkan namun tidak perlu untuk dimiliki. Mengoptimalkan penggunaan sebuah barang yang dikelola dengan baik untuk jangkauan lebih luas,”

Semua orang bisa menjadi vendor untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari barang yang telah disewakan. Saat ini Cumi menyediakan 12 kategori produk, mulai dari barang otomotif, gadget, fesyen, alat outdoor, buku, perlatan bayi dan lain sebagainya.

Lahirnya Cumi ini juga membuka peluang sebesar-besarnya bagi siapa saja yang ingin menjadi vendor. Untuk menjadi vendor cukup dengan melakukan verifikasi nomor ponsel dan rekening untuk memastikan validitas data. Selanjutnya, vendor langsung bisa mengunggah barang yang ingin disewakan, tentunya disertai deskripsi barang atau alat yang jelas serta skema penyewaan yang berlaku.

Setelah berhasil diunggah, apabila konsumen tertarik untuk menyewa alat tersebut, maka konsumen tinggal mengisi inquiry yang mencakup informasi mengenai detail barang, tanggal pinjam dan pengembalian, dan harga. Proses inquiry ini berguna untuk keamanan apabila terjadi dispute ketika transaksi berlanngsung.

Langkah kemanan selanjutnya adalah Cumi melakukan sistem deposit sebagai jaminannya. Deposit dibayarkan penyewa dan akan ditahan oleh pihak Cumi. Setelah vendor mengonfirmasi kepada Cumi bahwa barang sudah dikembalikan, maka deposit akan dikembalikan kepada penyewa.

Cumi akan mendapatkan komisi sebesar 10% setiap terjadinya transaksi dipotong dari uang yang didapat dari vendor.

“Kami hanya menyediakan platform, sedangkan untuk proses pengiriman barangnya disesuaikan dengan kebijakan masing-masing vendor.” jelas Christian Sugiono.

Selain itu Cumi juga akan memonitoring setiap hari guna memastikan kualitas barang rental yang masuk di dalam Cumi.