Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Masyarakat Telematika Indonesia atau Mastel, pada 7-9 Februari 2017, kepada 1.116 responden di Indonesia, ternyata sebanyak 44,30 persen masyarakat menyatakan menerima berita palsu atau hoax setiap hari. Bahkan, terdapat 17,20 persen mengungkapkan bahwa mereka menerima berita hoax dalam sehari lebih dari sekali. Benar-benar mengkhawatirk bukan?

Maraknya berita palsu yang beredar di masyarakat membuat kita harus ekstra waspada. Sebab efeknya bisa merugikan banyak pihak. Ladang subur berita hoax di Indonesia salah satunya adalah masyarakatnya suka menyebakan berita tanpa mengecek kepastian dan kebenaran berita tersebut. Share sebanyak-sebanyaknya tanpa tahu kebenaran berita dan tidak memikirkan sebab yang ditimbulkan. Padahal kita bisa menangkal hoax dengan tidak ikut-ikutan menyebar berita yang tidak jelas sumbernya.

Verifikasi adalah salah satu penangkal hoax yang manjur. Hal ini bisa kita lakukan saat menerima kabar yang beredar di media sosial maupun berita online. Portal-portal yang tidak memiliki kredibilitas ikut memproduksi berita palsu yang parahnya lagi masyarakat lebih menyukai berita seperti ini.

Penyebaran yang kian tak bisa dibendung inilah membuat Jokowi pada Februari 2017 sempat menginstruksikan untuk memerangi hoax. Hoax terus diproduksi setiap hari demi meraih keuntungan dan merugikan pihak yang menjadi korban. Selain merugikan, berita palsu juga menyesatkan bagi pembaca atau penerima informasi.

Berita palsu yang semakin masif beredar akhir-akhir ini akan berpengaruh negatif bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Lebih mengkhawatirkan lagi adalah, kondisi ini sudah menjadi makanan setiap hari di masyarakat. Lama-lama hal ini akan dianggap menadi berita benar adanya.

Memerangi hoax atau berita palsu memang perlu tenaga dan waktu ekstra. Karena mencari fakta dan verifikasi adalah hal yang jarang dilakukan oleh banyak orang.

Dengan kondisi yang semakin memprihatinkan tersebut, Polda Metro Jaya meluncurkan portal online benama PMJNews.com. Kehadiran media ini, diharapkan bisa menjadi acuan masyarakat untuk mendapatkan berita yang benar dan jelas.

Berita yang dihadirkan di PMJNews memiliki data dan sumber yang akurat, di sisi lain juga akan bisa jadi rujukan pemberitaan media mainstream yang sudah ada, karena sumber berita langsung dari Polda Metro jaya.

Dengan mengusung tagline “Terdepan dan Terpercaya”, PMJNews akan mengabarkan berita dengan kabar yang telah diferivikasi dengan baik. Peluncuran PMJNews berlangsung di Gedung Promotor, Polda Metro Jaya pada Kamis, 15 Oktober 2018.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono | Robit – SDI

“PMJNews bisa terdepan dan tepercaya dan acuan kalau ada hoax atau pemberitaan miring bisa kita luruskan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam sambutannya.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis yang menghadiri peluncuran PMJNews pada sambutannya ia mengharapkan PMJNews bisa menjadi role model bagi media lain dalam hal etika jurnalistik.

“Semoga PMJNews.com menjadi sebuah platform terpecaya dalam memberi informasi yang benar bagi masyarakat” Ungkap Yuliandre Darwis.

PMJNews memiliki beberapa kanal seperti; Politik, Hukum, Olahraga, Hiburan, Kesehatan, Opini, dan lainnya. Selain itu PMJnews juga menyajikan kanal interaktif dengan publik, melibatkan pembaca dengan instansi Polda Metro Jaya di kanal “Sobat PMJ”

Dengan hadirnya PMJNews, kita sebagai masyarakat akan lebih mudah dalam mendapatkan berita yang sesuai dengan fakta yang ada.

Peluncuran PMJNews
Peluncuran PMJNews di Gedung Promoter Polda Metro jaya | Robit – SDI

Peresmian dan peluncuran PMJNews langsung diresmikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. Peluncuran ini juga merupakan salah satu langkah yang baik untuk memerangi berita hoax yang beredar di masyarakat. PMJNews tidak hanya bisa diakses melalui web saja, akan tetapi PMJNews sudah tersedia aplikasinya di Google Playstore.