PT Kibar Kreasi Indonesia (Kibar) menggandeng Google Developers Launchpad untuk luncurkan Digitaraya di Menara Kibar, Jl. Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018). Digitaraya adalah akselerator startup tahap lanjutan yang diinisiasi oleh Kibar sejak tahun 2012.

Program ini telah dilakukan oleh Kibar di antaranya investasi di berbagai perusahaan yang menggabungkan model bisnis berkelenjutan dan tentunya menciptkan solusi nyata di masyarakat.

Hal ini juga diungkapkan oleh Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia “Selama ini Kibar telah menjadi mitra utama dan strategis, tidak hanya bagi Kementerian Kominfo, tapi juga bagi negara. Oleh sebab itu, Kominfo siap mendukung Digitaraya dalam upayanya untuk terus memperkuat pengembangan ekonomi digital di Indonesia.”

Yansen Kamto sebagai Chief Executive KIBAR mengungkapkan bahwa Kibar merupakan perusahaan yang mempunyai satu visi, yakni fokus memperkuat creator, innovator, dan entrepreneur generasi selanjutnya yang menciptkan solusi nyata bagi masyarakat. Hingga saat ini Kibar telah berinvestasi ke berbagai kota di Indonesia, tercatat terdapat 10 kota.

Google Developers Launchpad sendiri adalah salah satu program akselerasi global untuk membantu pertumbuhan dan perkemabangan startup di dunia dar Google.

“Google Developers Launchpad sangat senang dapat bekerjasama dengan Digitaraya dalam memajukan ekosistem startup Indonesia. Kerja sama berbentuk ‘Powered by Google Developers Launchpad’ ini bertujuan memberdayakan ekosistem startup di seluruh dunia lewat berbagai akselerator terbaik, serta membantu akselerator-akselerator tersebut saling mendukung satu sama lain dengan saling berbagi ilmu dan sumber daya,” ungkap Kevin O’Toole, Head of International Growth, Google Developers Launchpad.

Digitaraya akan membuka pendaftaran dan seleksi startup pada 15 Mei sampai 15 Juli 2018 dengan memilih 8 peserta yang akan disertakan dalam program ini. Setelah itu program ini akan dimulai pada 6 Agustus 2018 dan diakhiri pada 1 November 2018 dengan Demo Day. Artinya terdapat waktu sekitar 3 bulan bagi startup untuk bisa belajar dari Google Developers Launchpad.

“Kami sangat berbangga menjadi bagian dari perkembangan ekosistem startup di Indonesia, dan kami ingin terus berkontribusi melalui kemitraan dengan Google ini. Kami harap momen bersejarah ini menambah semangat kami untuk membawa lebih banyak startup dari Indonesia ke pentas dunia,” terang Yansen.