Setiap membangun usaha, apalagi khususnya startup digital, akan ada beberapa kemungkinan: Gagal, sukses, dan sukses dengan spektakuler. Meski sulit menjadi startup unicorn, tapi tak jarang jika beberapa waktu terakhir bermunculan startup unicorn di Indonesia maupun dunia.

Startup unicorn adalah startup yang telah memiliki valuasi di atas USD 1M. Faktanya menunjukkan bahwa, meski kemungkinan besar untuk menjadi startup unicorn itu terbuka lebar, akan tetapi banyak startup yang tumbang di tengah jalan.

Untuk itu, Hasnul Arifin dan Tri Admojo menulis buku “Mendirikan Startup yang Diburu Investor & Big Fund” dalam bukunya, terdapat 5 tips yang bisa meningkatkan startup menjadi unicorn. Apa saja sih? Oh ya, tips ini saya rangkum dari Digination.

Tips Suskses Mendirikan Startup Unicorn
Tips Suskses Mendirikan Startup Unicorn

Tinjau Kembali Masalah

Setelah Anda mendirikan startup, pikir ulang bahwa apa sih tujuan mendirikan startup. Apakah startup yang Anda bikin itu mampu menyelesaikan masalah atau belum.

Pikir ulang dengan mendapatkan berbagai ide, dan fokus kepada dua ide terbaik yang bisa melejitkan startup.

Belajar Memahami Pasar dengan Cepat

Pasar selalu bergerak dengan cepat. Anda sebagai pendiri atau pelaku startup harus bisa memahaminya. Karena dari hari ke hari, pasar selalu mengejutkan para pendiri startup.

Cara yang bisa Anda terapkan dalam menebak perubahan konsumen atau pasar adalah dengan melakukan pengujian. Selanjutnya adalah kelompokkan konsumen menjadi 2 grup. Masing-masing grup terdapat 20 konsumen potesial. Kemudian siapkan ide terbaik untuk masing-masing grup.

Selanjutnya adalah, ajukan pertanyaan, misalnya; apakah mereka akan membeli produkmu? Seberapa sering mereka akan membeli? Berapa banyak mereka akan membayar, dan lain sebagainya. Ulangi proses tersebut sampai Anda menemukan produk apa yang mendapatkan respon positif.

Membangun dan Menguji Prototipe

Ketika Anda menjual sebuah produk, maka buatlah bahwa konsumen atau pelanggan Anda benar-benar membutuhkan produk tersebut. Jika produkmu hanya menarik saja, maka produk Anda sulit untuk dijual apalagi menjdapat banyak penjualan.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan pengujuan terus menerus prototipe yang telah dibuat kepada calon pelanggan untuk mendapat feedback yang baik. Poin ini sangat penting Anda lakukan, karena dengan melakukan cara ini Anda bisa lebih mengenali produk yang Anda tawarkan.

Jual ke Pasar Lebih Awal

Jika startup Anda sudah mencapai tahap ini, artinya produk Anda telah benar-benar diinginkan oleh pasar. Akan tetapi, dalam mendapatkan keuntungan pada divisi marketing atau pemasaran Anda harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Jika Anda akan menjual secara langsung, maka harus memasang iklan yang efektif, dan harus memaksimalkan media sosial. Tapi beda hal jika Anda ingin menjual ke perusahaan besar maka harus memerlukan marketing yang andal dan berpengalaman.

Go Global

Ketika startup Anda ingin menjadi startup unicorn, maka anda perlu merambah ke pasar global yang tepat. Lakukan riset maupun penelitian untuk memeastikan produk yang Anda jual memiliki pasar di global.