Startup atau usaha rintisan saat ini memang menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu banyak orang di dunia maupun di Indonesia khususnya para generasi milenial berlomba-lomba untuk membuat bisnis startup.

Para pendiri startup ini juga tidak memandang gender, bahkan di Indonesia terdapat banyak perempuan yang mendirikan atau berkecimpung di dunia startup. Hal ini juga menjadikan inspirasi bagi perempuan-perempuan lain untuk berbuat serupa. Lalu siapa saja perempuan yang berhasil mendirikan startup dan hingga kini masih eksis di dunia startup Indonesia?

Diajeng Lestari – HijUp

Diajeng Lestari merupakan pendiri HijUp. HijUp adalah e-commerce yang fokus pada fashion muslim. Diajeng tak lain adalah istri dari Ahmad Zacky, founder Bukalapak.

HijUp mulai dirintis pada tahun 2011, selama perjalanannya, kini sudah menembus pasar internasional. Dengan besarnya populasi masyarakat muslim di Indonesia serta potensinya yang sangat besar, membuat HijUp terus tumbuh. HijUp kini menjadi salah satu startup fashion muslim terbesar di Indonesia.

Aulia Halimatussadiah – Nulisbuku

Siapa yang tak mengenal perempuan cantik bernama Aulia Halimatussadiah ini. Aulia sejak kecil memang suka dengan dunia tulis menulis. Berangkat dari hobinya, ia bersama temannya yakni Angelia Anthony membangun sebuah website kutukutubuku.com pada tahun 2006. Situs ini adalah situs toko buku online.

Melihat respon yang bagus dari situs tersebut, Aulia memutuskan untuk berhenti kerja dan fokus untuk mengembangkan situsnya. Selain itu Aulia juga mendirikan Nulisbuku.com bersama dua temannya yakni Brilian Yoteenega dan Oka Pratama. Nulis buku merupakan startup yang mewadahi para penulis untuk menerbitkan buku mereka sendiri.

Hanifa Ambadar – Female Daily

Jika bisnis berawal dari hobi, maka bisnis tersebut serasa bukan pekerjaan. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Hanifa Ambadar. Dengan hobinya menulis dan ngeblog sejak tahun 1999, membuat Hani – sapaan akrabnya, berhasil mendirikan Female Daily Network, sebuah startup berbentuk portal dan forum online pada tahun 2005.

Visi dari Female Daily adalah “To be the company that best understand women, empower women and connect women to each other”. Saat ini portal yang didirikan Hani semakin besar dan menjadi salah satu rujukan bacaan atau pusat informasi bagi perempuan-perempuan di Indonesia.

Veronika Linardi – Qerja

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui nama Veronika Linardi, akan tetapi startup yang telah ia dirikan tentu sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Veronika adalah pendiri Qerja. Sebuah startup yang memungkinkan para pencari kerja dan karyawan saling berbagi informasi mengenai gaji. Selain itu Qerja juga menampilkan lowongan kerja dari berbagai perusahaan di Indonesia.

Alamanda Shantika – Binar Academy

Siapa yang tak mengenal wanita yang satu ini. Sosok Ala – panggilan akrabnya, tak bisa lepas dari perannya membangun dan membesarkan Go-Jek bersama Nadiem. Posisi terakhirnya di Gojek adalah sebagai Vice President. Setelah hengkang dari Gojek, ia mendirikan sekolah coding gratis bernama Binar Academy.

Tentunya selain 5 nama di atas masih ada deretan nama perempuan-perempuan yang mendirikan startup. Semoga dengan adanya startup yang didirikan, bisa menginsparasi perempuan lain ya.