Dengan banyaknya kemunculan startup di dunia maupun di Indonesia, membuat anak-anak muda di Indonesia juga ingin mendirikan startup. Bisnis ini bisa dikatakan jika pandai mengelolanya pasti akan mengeruk pundi-pundi uang yang besar.

Jika kita berkaca pada pendiri-pendiri startup di dunia seperti Mark Zuckerberg (Facebook), Jack Ma (Alibaba Group), Elon Musk (Tesla & Space X) dan di Indonesia seperti Nadiem Makarim (Go-Jek), Achmad Zaki (Bukalapak), dan lain sebagainya, maka kekayaan akan menghampiri diri Anda.

Namun sayangnya, banyak startup yang gagal di tengah jalan karena usaha yang dikelolanya kurang baik dan tidak memiliki tim yang solid. Banyak hal yang bisa menggagagalkan startup yang Anda dirikan, akan tetapi kondisi ini sebenarnya bisa diminimalisir.

Jika dikelompokkan, terdapat lima penyebab utama mengapa startup yang didirikan gagal.

Tidak Memiliki Planning Jelas

Ketika ingin mendirikan startup hal yang pertama Anda lakukan adalah dengan memiliki perencanaan yang jelas. Perencanaan yang jelas dan matang sangat diperlukan dalam mengelola startup atau bisnis usaha apa pun. Karenanya planning jelas akan turut serta dalam mensukseskan startup yang Anda bangun. Jadi, memiliki planning yang jelas adalah salah satu kunci menghindari gagalnya startup.

Tidak Memanfaatkan Peluang

Sebagai seorang pendiri startup, Anda wajib memiliki rasa ‘peka’ terhadap kondisi lingkungan. Hal ini termasuk dengan kondisi peluang yang ada. Peluang itu bentuknya bisa apa saja, misalnya dari kerja sama atau kolaborasi, permintaan pasar dan konsumen, permasalahan yang dihadapi masyarakat, dan lain sebagainya. Ambil peluang secepat mungkin, agar bisnis yang Anda jalankan bisa berkembang.

Tidak Adanya Modal

Modal di sini tak melulu soal uang. Namun uang juga sangat penting agar startup yang Anda dirikan tidak gagal di tengah jalan. Meskipun demikain, bukan berarti dengan memiliki modal yang besar akan sukses. Tidak ada jaminan. Modal ini meliputi kemampuan, uang, tim, dan pengelolaan. Jika belum memiliki modal, maka jangan dirikan startup. Gak mau kan gigit jari, setelah kerja keras membangun startup.

Konsep Tidak Jelas

Untuk menjadikan startup yang sukses dan besar, salah satu bagian terpenting adalah dengan memiliki konsep yang jelas. Sah-sah saja jika Anda meniru startup lain yang sudah ada sebelumnya. Akan tetapi yang perlu diingat adalah, Anda juga harus menawarkan atau memberikan ide yang lebih segar dan berbeda. Dengan konsep yang jelas, startup yang Anda dirikan otomatis akan bisa berjalan dan berkembang.

Mudah Menyerah

Pernahkah Anda membaca cerita mengenai Thomas Alfa Edison? Ketika ia menciptakan sebuah bohlam, maka ia membuatnya ratusan kali percobaan. Begitupula dengan mendirikan startup, kegagalan adalah sahabat karib bagi seorang pendiri startup.

Terlebih lagi dengan persaingan startup yang kini semakin banyak. Maka jangan kaget jika setiap hari akan membaca berita mengenai tumbangnya startup, tapi di sisi lain terdapat ribuan startup yang lahir.

Failure is an option here, if things are not failing, you are not innovating enough. – Elon musk

Mudah menyerah tak akan membuat bisnis startup Anda akan berhasil. Buatlah mental sekuat baja, agar kata menyerah itu bisa disiingkirkan.